Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

[Jewish War](1.19) Herodes, Cleopatra, dan Kemenangan di Tengah Gempa Bumi

Gambar
Herodes, Cleopatra, dan Kemenangan di Tengah Gempa Bumi Ketika perang besar di Actium mulai berkobar, Herodes telah siap untuk membantu Markus Antonius. Saat itu, ia sudah bebas dari masalah di Yudea dan bahkan berhasil merebut benteng Hyrcania—yang dulu pernah dikuasai saudara perempuan Antigonus. Namun, rencana itu tiba-tiba dibelokkan oleh Cleopatra. Ratu Mesir ini licik. Ia membujuk Antonius agar Herodes tidak ikut berperang di Actium, melainkan disuruh menyerang bangsa Arab. Tujuannya? Sederhana tapi jahat—jika Herodes menang, Cleopatra bisa menguasai wilayah Arab. Tapi jika Herodes kalah, Yudea akan menjadi mangsa berikutnya. Dengan begitu, ia bisa menghancurkan salah satu dari dua raja itu, tanpa harus turun tangan langsung. Namun ternyata, taktik Cleopatra ini justru menguntungkan Herodes. Ia memulai dengan menahan musuh, mengumpulkan pasukan berkuda yang besar, dan bergerak menuju wilayah Diespous. Di sana, ia mengalahkan pasukan Arab dalam pertempuran sengit. Bangsa Arab yang...

[Jewish War](1.18) Perebutan Yerusalem dan Kematian Antigonus, serta Ketamakan Cleopatra yang Tak Terpuaskan

Gambar
  Perebutan Yerusalem dan Kematian Antigonus, serta Ketamakan Cleopatra yang Tak Terpuaskan Kota Yerusalem sedang berada di ujung tanduk. Di tengah pengepungan besar, penduduk Yahudi terpecah menjadi beberapa kelompok. Ada kelompok religius yang pasrah, mengira bahwa kematian adalah jalan terbaik menuju surga — merekalah yang paling lemah, dan justru yang paling cepat menemui ajal. Tapi ada juga yang lebih keras dan pemberani: mereka merampok, menggeledah rumah-rumah, dan menjarah desa-desa di luar kota demi bertahan hidup. Mereka bahkan berani menyerang tentara Romawi yang mencoba membangun tanggul dan alat pengepungan, dan punya cara licik: menggali terowongan bawah tanah untuk menyerbu tiba-tiba! Meski kelaparan melanda, mereka tak menyerah. Dengan tekad membara, mereka bertahan selama lima bulan penuh. Tapi akhirnya, para prajurit terbaik Herodes dan Sosius berhasil menembus tembok kota, mulai dari sisi sekitar Bait Suci. Pembantaian pun terjadi… Orang-orang dibantai di jalan s...

[Jewish War](1.17) Mimpi Kematian, Pembalasan Berdarah, dan Pernikahan di Tengah Pengepungan

Gambar
  Mimpi Kematian, Pembalasan Berdarah, dan Pernikahan di Tengah Pengepungan Saat Herodes sedang jauh dari Yudea, situasi di sana semakin memburuk. Ia telah mempercayakan urusan pemerintahan kepada saudaranya, Yusuf, dengan satu pesan penting: "Jangan menyerang Antigonus sampai aku kembali." Tapi Yusuf melanggar perintah itu. Melihat Herodes berada jauh, ia memimpin lima unit pasukan menuju Yerikho, dibantu oleh orang-orang dari Machaerus. Tujuannya: merebut ladang gandum, karena saat itu musim panen. Tapi nasib berkata lain. Saat mereka melalui pegunungan yang sulit dilalui, pasukan Antigonus menyerbu mereka. Yusuf bertarung gagah, tapi gugur di medan perang. Seluruh pasukan Romawi yang bersamanya dihancurkan. Pasukan itu memang masih hijau—baru direkrut dari Suriah—dan tak ada veteran di antara mereka yang bisa menyelamatkan situasi. Kemenangan ini membuat Antigonus makin kejam. Ia tidak hanya membunuh Yusuf, tapi mempermalukan jasadnya. Ia memenggal kepala Yusuf, meski Fer...

[Jewish War](1.16) Herodes Menaklukkan Gua-Gua Perampok, Membalas Dendam ke Machaerus, dan Menunjukkan Keberanian di Samosata

Gambar
  Herodes Menaklukkan Gua-Gua Perampok, Membalas Dendam ke Machaerus, dan Menunjukkan Keberanian di Samosata Sementara orang-orang Romawi sedang menikmati hidup yang tenteram, berkelimpahan dan bebas dari perang, Herodes justru tidak berdiam diri. Ia maju merebut daerah Idumea, dengan mengirim dua ribu prajurit berjalan kaki dan empat ratus pasukan berkuda, dipimpin oleh saudaranya, Yusuf. Tujuannya jelas: agar Antigonus tidak sempat menyusun siasat baru. Herodes juga memindahkan ibu dan seluruh keluarganya yang sebelumnya bersembunyi di Masada, ke Samaria — tempat yang lebih aman. Setelah keluarganya selamat, Herodes melanjutkan misinya: menaklukkan sisa wilayah Galilea dan mengusir pasukan-pasukan Antigonus dari sana. Herodes tiba di kota Sepforis — di tengah cuaca buruk, salju turun sangat lebat — namun kota itu berhasil direbut dengan mudah. Para penjaga kota melarikan diri bahkan sebelum ada serangan. Herodes pun memberikan waktu kepada para pasukannya untuk beristirahat dan m...

[Jewish War](1.15) Herodes Kembali Sebagai Raja, Antigonus Tertekan

Gambar
  Herodes Kembali Sebagai Raja, Antigonus Tertekan Di saat Antigonus masih berkuasa di Yerusalem, dia mengepung sekelompok orang yang bersembunyi di benteng Masada. Mereka punya semua kebutuhan, kecuali satu: air. Situasi makin genting. Yusuf, saudara Herodes, berpikir untuk melarikan diri ke wilayah Arab bersama dua ratus pengikutnya. Ia dengar bahwa Raja Malichus kini sudah berubah pikiran dan ingin berdamai dengan Herodes. Tapi ketika Yusuf hendak kabur pada malam hari, hujan deras turun dengan ajaib—membanjiri waduk-waduk air mereka. Melihat ini sebagai pertolongan ilahi, Yusuf batal kabur. Bahkan mereka balik menyerang pasukan Antigonus, membunuh banyak dari mereka, baik dalam pertempuran langsung maupun penyergapan. Meski begitu, mereka juga kadang kalah dan harus mundur. Sementara itu, dari arah utara, jenderal Romawi bernama Ventidius datang dari Suriah. Misi utamanya adalah menghentikan serangan bangsa Partia. Setelah tugas itu selesai, ia menuju Yudea. Alasan resminya: me...